Jumat, Maret 01, 2019

SINOPSIS The Evolution of Our Love Episode 5 PART 2

PS : All images credit and content copyright : ZJTV


Setelah semua hal yang sudah Qing Qing lalui bersama Luifei, hari ini dilapangan tenis akhirnya Qing Qing memberanikan diri untuk mengaku bahwa dia menyukai Luifei, bukan hanya mengaku bahkan Qing Qing juga meminta Luifei jadi pacarnya.

Ketakutan Luifei sedari tadi akhirnya menjadi nyata, dia ingin menjelaskan pada Qing Qing, namun Qing Qing memotong kalimatnya.

Dengan sisa-sisa keberaniannya, Qing Qing mengatakan semuanya, tentang bagaimana sejak pertama bekerja di rumah sakit dia sudah menyukai Luifei, bagaimana perasaannya sangat senang apat melihat Luifei setiap hari, setiap usaha Qing Qing agar bisa terus-terusan berkeliaran di dekat Luifei, bekerja menjadi hal paling menyenangkan karena Luifei.


Luifei berusaha melepaskan genggaman Qing Qing, namun yang terjadi malah Qing Qing yang sekarang memeluknya.

Qing Qing mengaku jika dia tau Luifei adalah sosok yang introvert, jadi karena hal itu Qing Qing tidak membutuhkan Luifei untuk mengakui perasaannya terhadap Qing Qing, baginya tidak masalah untuk dia yang mengawalinya.


Setelah sekali lagi Qing Qing mengakui perasaannya, Luifei sontak menjauhkan tubuh Qing Qing darinya, sebisa mungkin Luifei menjelaskan tentang dirinya yang tidak memiliki perasaan yang sama terhadap Qing Qing, dia tidak tau bagaimana Qing Qing bisa salah paham terhadapnya. Luifei meminta maaf, seharusnya sejak awal dia tidak membiarkan Qing Qing salah paham. Mereka memang agak dekat, bahkan mungkin mereka berteman, Luifei akan selalu melakukan yang terbaik untuk membantu Qing Qing sebisa mungkin.

Dengan air mukanya yang mulai berubah, dengan tangis yang sudah tidak mampu di tahan, Qing Qing mulai paham arah pembicaraannya, Luifei sama sekali tidak menyukainya, didepannya Luifei sekali lagi meminta maaf padanya, pergi dari hadapan Luifei saat ini adalah satu-satunya yang bisa Qing Qing lakukan dan sementara Luifei hanya bisa menatap nanar punggung Qing Qing yang menjauh.


Setelah kejadian tadi Luifei sangat ingin menceritakan  semuanya pada Ruoman, namun dia kembali teringat persyaratan baru yang tempo hari Ruoman katakan, akhirnya Luifei urung dan meletakkan ponselnya kembali.


Keesokkan harinya Qing Qing tidak memiliki semangat sekali, murung.  Dia berjalan gontai sampai temannya bertanya apa yang terjadi padanya namun Qing Qing menjawab jika dirinya baik-baik saja. Temannya sangat khawatir.

Saat melihat Luifei baru datang, teman Qing Qing itu menyapa Luifei. Namun Luifei hanya melihat Qing Qing sekilas lalu langsung menuju ruangannya. Sementara Qing Qing mulai menangis lagi, yang tentu saja membuat temannya panik karena Qing Qing tiba-tiba saja menangis.


Di tempat Ruoman pagi ini sedang ada rapat, semua staff berkumpul dan menjelaskan apa yang terjadi di setiap departemen, tentang penjulan bulan ini dan apa saja yang perlu dibahas. Seperti biasa rapat hanya berisi argument-argumen dari departemen branding dan fakta-fakta masuk akal yang departemen penjualan coba untuk jelaskan. Setelah perdebatan sengit akhirnya mereka sepakat untuk mencari jalan keluar secara bersama-sama, dan manajer disana sangat percaya kalo mereka bisa melewati masalah ini, karena dia sedang bahagia melihat staf-stafnya akhirnya dia mengajak untuk nanti malam aka nada makan malam perusahaan dan semua orang sangat senang mendengarnya.


Malam ini di rumah sedang ada rapat juga, sebelum rapat di akhiri direktur menyampaikan info penting yang dia dapat dari kantor pusat yang mengharuskan setiap rumah sakit untuk membuat poster promosi, dokter Xiu merekomendasikan Luifei sebagai modelnya dan semua orang setuju, dan untuk perempuannya mereka menyarankan Qing Qing karena dia adalah yang terlihat paling cantik saat tersenyum.

Mendengar itu membuat Luifei memperhatikan Qing Qing, melihat semua orang menyetujuinya dan bagaimana Qing Qing, membuat Luifei protes keberatan, dan di susul dengan Qing Qing yang juga menolak hal itu, tanpa penjelasan Qing Qing langsung memilih keluar dari ruang rapat.

Semua orang memandang bingung, dan direktur rumah sakit memberitahu kalo sebenarnya hal itu tidak perlu dilakukan buru-buru, jadi dia mengakhiri rapatnya dan menunda pembahasan ini. Mendengar rapat di akhiri Luifei langsung buru-buru keluar.


Seperti yang sudah di katakan, mala mini di perusahaan Ruoman sedang melakukan makan malam bersama, mereka terlihat sangat menikmatinya. Namun tiba-tiba ibu manager merasa pusing karena terlalu banyak minum, dan Ruoman membawanya untuk duduk di sofa agar lebih nyaman dan juga untuk menunggu Ruoman mencarikannya taksi, An Zhuo memperhatikan bagaimana baiknya Ruoman terhadap orang lain.

Ibu manager mengatakan kalo dia tidak bisa ikut karaoke dan ingin pulang saja, dan Ruoman juga mengatakan hal yang sama, dia tidak suka berisik.


Gina tiba-tiba berdiri dari duduknya, dia yang sudah mulai mabuk mendekat kearah An Zhuo mengajak An Zhuo untuk minum lebih banyak lagi. Dia memberikan anggur dan mengajaknya bersulang namun An Zhuo tidak melayaninya.

Gina yang semakin mabuk mengeluarkan semua yang ada di hatinya, semua orang juga tau kalo dirinya menyukai An Zhuo namun kenapa An Zhuo selalu mengabaikannya, dan hal itu membuat Gina merasa malu. An Zhuo meminta maaf pada Gina, dia tidak melakukan hal itu dengan sengaja.
Sopir taksi sudah datang dan Ruoman menitipkan managernya padanya agar membawanya pulang. Setelah itu Ruoman memperhatikan Gina dari kejauhan. Miris dan khawatir.

Gina semakin menjadi dengan meminum anggurnya lagi, dia sudah tidak peduli. Dia kali ini menuntut jawaban An zhuo atas perasaannya, membuat teman-temannya yang di sana memperhatikan termasuk Ruoman yang mungkin perasaannya cemas.

An Zhuo tidak mengatakan apapun, hanya menyingkirkan tangan Gina dari bahunya dan berpaling. Gina mulai menangis, dia sangat tau dia baru saja di tolak. Xiao Qiao dan Kai Ruei langsung menarik Gina dari sana dan mengajak mereka untuk ke tempat karaoke.


An Zhuo juga ikut bangkit setelah mereka pergi lebih dulu, berpapasan dengan Ruoman yang sedari tadi berdiri serba salah, tersenyum tipis tanpa mengatakan apapun dan pergi.


Saat Qing Qing pulang, ibu kos langsung menghampirinya menanyakan kapan dirinya akan pindah karena seseorang telah menunggu untuk menyewa kamar Qing Qing, dirinya sendiri tidak merasa pernah mengatakan ingin pindah. Saat ibu kos mengatakan kalo Qing qing pernah bilang mau tinggal bersama pacarnya, Qing Qing langsung marah-marah, bahkan dia saja tidak memiliki pacar, dengan setengah ingin menangis Qing Qing masuk ke rumahnya.


2 karyawan yang sedang asik memilih lagu untu karaoke memanggil Ruoman agar dia juga memilih lagu yang ingin dia nyanyikan, Ruoman setuju dan memilih lagu dengan keduanya. Disana Gina masih saja menangis.  Dan An Zhuo yang seorang laki-laki sendiri dan duduk sendiri hanya bisa memperhatikan Ruoman dari kejauhan.

Dalam lagu-lagu baru, ada semakin banyak yang bagus.

Sebelumnya aku merasa simpati karena uang lemburku

Sekarang aku merasa simpati untuk hidupku sebagai gantinya.

Setelah memilih lagu, Ruoman kembali duduk ke belakang. An Zhuo menawari air mineral namun Ruoman menolaknya.


Qing Qing sedang bersama teman laki-lakinya, dia bertanya kenapa jika Luifei tidak menyukainya, mengapa dia mau makan bekal yang dia bawakan. Temannya itu sibuk dengan kameranya dan sesekali menanggapi curhatan Qing Qing.  Temannya itu cukup memberikan jawaban yang logis dan tidak menuruti prasangka perasaan orang yang lagi jatuh cinta. 


Para karyawan yang lain sudah pada karaoke kini mereka memaksa untuk Ruoman ikut karaoke juga tapi Ruoman tidak mau, An Zhuo berdiri dan mengajaknya bernyanyi bersama dan semua orang langsung menyetujui itu, membuat Ruoman terpaksa mau. Mereka menyanyikan lagu Romantis, Ruoman sangat kaku sekali namun An Zhuo di sampingnya terlihat sangat senang.


Gina yang dari tadi belum berhenti menangis, melihatnya semakin cemburu dan marah, akhirnya dia berdiri dengan membanting sesuatu membuat semua orang terkejut, menatap An Zhuo dan Ruoman dengan tidak suka lalu pergi begitu saja.

Kai Ruei dan Xiao Qiao langsung menyusulnya.


Di dalam taksi Ruoman terlihat lelah sekali karena masalah yang terjadi padanya hari ini.


Teman Qing Qing memberikan informasi penting padanya, dia dengar jika Luifei sudah berada di rumah sakit ini selama hampir 5 tahun tapi tidak pernah mengatakan kalo dirinya memiliki pacar, setiap dia di kenalkan dengan seseorang Luifei hanya tertawa lalu melarikan diri. Mendengarnya membuat Qing Qing terkejut.

Dengan cepat dia mengambil ponselnya, mengirimkan voice note yang memberitahu kalo rekan kerjanya memberitahu Luifei tidak pernah menjalin hubungan. Kali ini Qing Qing sudah bisa tersenyum, tidak seperti kemarin.

Dan seseorang di seberang sana menagatakan kalo dia ingin secara pribadi menemui Luifei.


Ruoman dan An Zhuo makan siang berdua seperti biasa, yang berbeda kali ini adalah orang-orang yang mulai menjauhi mereka dan mengunjingkan keduanya. Membuat Ruoman tidak nyaman, membuat An Zhuo khawatir dengan Ruoman.

Dan di meja yang tidak jauh dari mereka, Kai Ruei dengan jelas menyindir hubungan Ruoman dan An Zhuo yang perbedaan usianya sangat kontras, dan pihak yang di salahkan adalah pihak Ruoman.


Sebenarnya pekerjaan Luifei sudah selesai, namun seorang perawat datang dan memberitahunya ada seorang pasien darurat jadi dia berharap Luifei masih mau menanganinya karena semua dokter  masih sibuk. Akhirnya Luifei mau memeriksanya. 

Orang yang menjadi pasiennya kali ini adalah teman Qing Qing yang mungkin dengan sengaja ingin bertemu Luifei.

Teman Qing Qing ini benar-benar mengamati Luifei sambil masih terus berpura-pura giginya sakit.
Namun saat Luifei memeriksanya ada yang aneh, giginya baik-baik saja dan tidak berongga atau radang gusi, sangat aneh jika dia merasa sakit. Namun Luifei mencoba memeriksanya sekali lagi.


Manager Ruoman sangat semangat sekali, dia memaksa Ruoman untuk di kursi kerjanya, dengan semangat dia bertanya bagaimana rasanya berkencan dengan seseorang yang lebih muda, namun Ruoman tentu menyangkalnya dia memang tidak memiliki hubungan semacam itu dengan siapapun. Managernya hanya ingin mengingatkan kalo tidak masalah menjalin hubungan di kantor asal itu tidak mempengaruhi pekerjaan, Ruoman mengerti dan dia pamit kembali kemejanya.


Sekarang teman Qing Qing sedang bersamanya, mengeluh kalo Luifei mencabut gigi bungsunya, Qing Qing langsung bersemangat sekali menanyakan pendapat temannya itu tentang Luifei. Menurut temannya, Luifei tidak buruk, tapi dia tidak menyukai Qing Qing, menurutnya Luifei tidak akan menyukai gadis muda seperti Qing Qing, kemungkinan dia menyukai seseorang yang lebih tua darinya dan memiliki karakter yang kuat. Qing Qing langsung berpikir kalo karakter itu sangat cocok dengan Ruoman.

Qing Qing benar-benar tidak mau menyerah, dia masih sangat menyukai Luifei, sekarang dia sangat menyesal telah bertindak ceroboh. Temannya hanya memberikan saran agar mulai sekarang Qing Qing mulai menjalin pertemanan lagi dengan Luifei, baru setelah itu pelan-pelan maju untuk mendekatinya.


Ruoman sedang ada di rumah Luifei, dia terus melamun sementara Luifei sedang memotong semangka.

Sedikit-sedikit Ruoman mulai mengeluarkan segala unek-uneknya dengan Luifei yang masih fokus dengan semangkanya.

1 komentar


EmoticonEmoticon