Jumat, Maret 08, 2019

SINOPSIS The Evolution of Our Love Episode 6 PART 1

PS : All images credit and content copyright : ZJTV


setelah pulang dari kantor Ruoman ke rumah Luifei untuk mencurahkan semua hatinya bagaimana dia sangat marah melihat An Zhuo yang sangat tenang menghadapi semua ini sementara dirinya sudah nggak tau harus gimana lagi. Luifei hanya diam saja tidak menanggapi apapun, namun masih tetap perhatian dengan mengambilkan Ruoman tissue, dari tadi mereka curhat sambil makan semangka.

Luifei bernarasi..

Cinta bisa dimulai dengan cara yang berbeda
Beberapa di mulai pada pandangan pertama
Dan beberapa berkembang setelah bertahun-tahun
Juga ada cinta yang di mulai dari provokasi dari orang lain
Dari dorongan kecaman orang lain

Selanjutnya Ruoman juga bernarasi..

Semakin banyak orang yang menentangku
Aku semakin yakin tentang keputusanku


Ruoman pagi ini baru saja sampai di kantor, namun di mejanya sudah ada snack dan catatan dari An Zhuo, Ruoman memanggil An Zhuo untuk keruangannya.


Setelah An Zhuo keruangannya, Ruoman langsung pada intinya. Dia menanyakan apa An Zhuo tidak mendengar gosip yang sedang beredar atau apa dia sama sekali tidak memperhatikan apapun. Dengan tertawa An Zhuo mengatakan dia bukan isolator, bagaimana mungkin dia tidak memperhatikan hal itu. An Zhuo sama sekali tidak keberatan dengan hal-hal seperti itu, dan dia juga berharap Ruoman tidak akan memperdulikannya juga.

Bagi Ruoman entah dia peduli atau tidak ini tetap lingkungan kerja dan sebaiknya mereka menghindari gosip seperti itu, Ruoman menawarkan untuk memindahkan An Zhuo menjadi asisten Xiaomei yang sedang terlalu sibuk mengurus pemasaran dan pelatihan, dia lebih membutuhkan asisten dari pada Ruoman sendiri. An Zhuo tidak mempermasalahkan hal itu, dia akan mengikuti keputusan apapun yang Ruoman buat, selama itu keinginan Ruoman dia akan melakukannya. Mendengar jawaban An Zhuo membuat Ruoman tidak bisa mengatakan apapun lagi, dia hanya bisa menyuruh An Zhuo untuk kembali keruangannya.


Ambiguitas menguji kesabaranmu

Pria dan wanita saling menguji satu sama lain

Saling menebak

Jika sedikit, itu masih menarik

Jika terlalu banyak, itu tidak menyenangkan tetapi membebani


Perawat yang juga teman Qing Qing memberitahu Qing Qing, beberapa tahun yang lalu ada seorang pasien, perawat itu pikir pasien dan Luifei akan menjadi pasangan, tapi setelahnya untuk beberapa alasan pasien itu memindahkan catatan klinisnya ke rumah sakit lain.

Qing Qing sangat antusias sekali mendengar cerita ini, kata temannya kalo pasien itu adalah seorang guru biologi, ah pasti pasien itu yang Ruoman maksud pernah di ajak ke pasar bunga oleh Luifei. Dan seperti yang teman laki-laki Qing Qing bilang, karakter pasien itu hampir sama, perempuan yang cukup tinggi, bukan sepenuhnya wanita dewasa yang mengesankan tapi dia cukup halus dan tenang. 

Teman Qing Qing ingat kalo bunga yang ada di ruangan Luifei adalah pemberian pasien itu, dan bunga itu sudah selama bertahun-tahun ada disana. Qing Qing sangat penasaran sekali dengan bunganya, temannya tidak mengetahui tepatnya bunga yang mana dan menyuruh Qing Qing untuk bertanya sendiri.


Dan sekarang di sinilah Qing Qing, setelah ragu dan hanya mengintip keruangan Luifei, akhirnya dia memberanikan diri mengetuk pintu dan mencari alasan kenapa dia harus di sana, Qing Qing memberitahu kalo janji jam 2 dengan pasiennya di batalkan, mereka akan membuat janji lagi nanti.

Setelah mengatakannya Qing Qing tetap berdiri di pintu, membuat Luifei heran. Qing Qing bertanya apa baru-baru ini Luifei kesal padanya. Luifei menutup buku kerjanya dan berdiri menyediakan kursi menyuruh Qing Qing untuk masuk agar dapat mengobrol dengan baik.


Qing Qing mulai membahas tentang apa yang terjadi di antara mereka akhir-akhir ini, Luifei menjelaskan jika dia bersikap seperti itu agar tidak ada kesalah pahaman antara dia dan Qing Qing, dan dia juga ingin membuat Qing Qing merasa tenang. Dirinya tau, belum lama ini dia banyak bertindak sesuatu yang dapat menimbulkan kesalah pahaman, dan menurut Luifei selain meminta maaf, hanya ini yang bisa dia lakukan agar tidak ada kesalahpahaman baru. 

Selama ini Qing Qing berpikir jika sikap dingin Luifei itu karena Luifei yang membencinya atau kesal pada dia dan tidak ingin melihat Qing Qing lagi.

“aku tidak membencimu.”

Qing Qing senang sekali mendengar kalimat itu keluar dari mulut Luifei.

“Aku tidak memintamu menyukaiku, tapi itu bagus selama kamu tidak membenciku.”

Qing Qing juga sudah bertanya pada dokter Xiu, dan ternyata Luifei tidak memakan bekal makan siangnya dan hanya mencucinya saja waktu itu.

Alasan Luifei sebenarnya sederhana, dia hanya tidak ingin membuat Qing Qing kecewa dan dia tidak berpikir kalo apa yang dia lakukan itu membuat Qing Qing salah paham.


Qing Qing meminta maaf soal tempo hari karena sudah membuat Luifei malu di depan banyak orang, dia pikir karena hal itu Luifei akan membencinya. Luifei tersenyum dia tidak bisa membenci seseorang dengan mudah, dirinya tidak separah itu.

Qing Qing berjanji dia tidak akan bertindak kekanakan lagi dan Luifei senang mendengarnya.

Luifei yang sedang minum tersedak saat tiba-tiba Qing Qing mengajak untuk menerima tawaran ber foto untuk poster rumah sakit, dengan halus Luifei mengajak untuk menolak tawaran itu saja, namun Qing Qing pikir itu hanya alasan sebenarnya Luifei masih membencinya makanya dia menolak tawaran itu.

Qing Qing sampai berdiri dan Luifei langsung menyuruhnya duduk, dia akan menjelaskan alasannya. Setelah mereka mengambil gambar, poster itu akan di pasang di pintu masuk, semua rekan kerja akan melihatnya setiap hari dan hal itu pasti akan menjadi bahan becandaan bagi mereka, itu tidak akan baik untuk Qing Qing. Setelah mendengarnya akhirnya Qing Qing paham, tapi itu tidak masalah baginya dia tidak akan menganggap itu serius, melakukan promosi untuk rumah sakit juga adalah salah satu keharusan bagi mereka, lagi pula mereka adalah teman. Akhirnya dengan alasan itu Luifei menerima tawaran itu. Qing Qing sangat senang dan dia kembali bekerja.

Bahkan Qing qing lupa tujuan awal datang keruangan Luifei.


Pukul setengah delapan bagi Ruoman terbangun karena alarm di kamarnya, di mengecek ponselnya namun tidak ada apapun, tidak ada pesan atau apapun dari An Zhuo, dia kecewa tapi apa harus buat.


Saat berangkat kantorpun sudah tidak ada kopi panas atau sarapan lagi di meja seperti biasa, Ruoman senang jika alasannya karena An Zhuo marah, marah juga salah satu bentuk perhatian karena Ruoman paling takut jika tidak ada reaksi apapun. Dia tersenyum, rencananya memindahkan An Zhuo berhasil.


Dokter Xiu dan Luifei masuk rumah sakit secara bersamaan dan saling mengobrol, dan di tengah obrolan fokus mereka beralih pada semua orang yang ramai melihat Qing Qing yang juga baru saja datang.

Hari ini Qing Qing berpenampilan sangat dewasa dan terlalu berlebihan dalam berdandan, dia menyapa Dokter Xiu dan Luifei, sementara keduanya terkejut dengan penampilan drastis Qing Qing. Dokter Xiu kira hari ini adalah hari penting, dia memuji gaya Qing Qing yang sangat bagus namun gaya seperti ini mereka belum terbiasa. Dia langsung kabur males menghadapi Qing Qing.


Dari tadi Luifei hanya diam saja, hahhaha dia pasti syok. Dan hal itu membuat Qing Qing meminta pendapatnya tentang gaya dewasanya hari ini, Luifei dengan hati-hati mengatakan tidak apa-apa dan Qing Qing senang, mulai sekarang dia akan menggunakan gaya itu.

“Kamu harus kembali kepenampilan sebelumnya. Anak-anak sudah takut untuk datang ke dokter gigi.”

Setelah mengatakan itu Luifei pergi, membuat Qing Qing bingung, dia memikirkan kata-kata Luifei dan kembali melihat penampilannya lalu melihat orang-orang sekeliling yang memperhatikannya dengan aneh. Dia langsung kabur dan berganti baju.


Semua karyawan Basto turun lewat tangga darurat dari lantai 18, kaki mereka sangat lelah dan sakit, apalagi para perempuan memakai sepatu berhak, An Zhuo memeganggi Manajer agar tetap aman.

Tiba-tiba Ruoman terjatuh, An Zhuo sangat panik dan langsung melihat kondisi kaki Ruoman, menanyakan apa Ruoman baik-baik saja dan masih bisa bergerak atau tidak. Melihat Ruoman yang masih kesakitan dia langsung melepaskan baju luarnya, melilitkan ke pinggang Ruoman agar rok pendeknya tertutupi, An Zhuo mengendong Ruoman di punggungnya dan Gina yang melihatnya merasa kesal dan cemburu.

Setelah An Zhuo dan Ruoman turun, mereka semua ikut turun dengan lebih hati-hati.


Setelah semuanya diluar dan petugas menyerahkan sesuatu mirip bom, nggak tau jelasnya itu kenapa tapi kayaknya emang di duga di Basto ada benda berbahaya makanya mereka semua turun dari tangga darurat. 


Ruoman duduk tidak jauh dari sana, ditemani An Zhuo yang berjongkok di depannya untuk memeriksa kaki Ruoman.

Ruoman berterima kasih dan meminta maaf karena pasti dirinya berat, An Zhuo dengan tetap mengompres kaki Ruoman menggunakan minuman dingin mengatakan kalo Ruoman sangat ringan.
Gina benar-benar cemburu melihat keduanya.

“Dan kamu bahkan merbohong bahwa kamu bisa memakai sepatu hak tinggi saat mengejar mobil. Namun begitu menuruni tangga, kamu akan kehilangan satu langkahpun. Kamu membuatku takut.”

Ruoman yang biasanya bersikap seolah tegas dan dingin kini mulai melunak, dia terkesan dengan An Zhuo yang masih mengingat kata-kata yang pernah dia katakan dulu.

:”Berhenti menjadi bingung dan ceroboh. Lebih hati-hati. Kamu membuatku sakit.”

Ruoman langsung mengambil botol minum yang dibawa An Zhuo, dan kembali seperti dirinya semula, tidak ada yang pernah berani mengatakan bahwa dirinya bingung.


An Zhuo yang sudah duduk di saming Ruoman, mengatakan kalo Ruoman hanyalah semacam kertas, terlihat cepat saat memutuskan, tetapi sebenarnya seorang gadis kecil yang bingung dan membutuhkan perhatian.

Narasi Ruoman

Kata-kata manis untukku adalah sebuah kemewahan
Untuk kata-kata yang sama
Aku akan terasa berminyak jika dikatakan oleh orang lain
Tapi rasanya manis ketika dikatakan oleh beberapa orang

“bisakah kamu lebih menjaga diri seniri? Aku benar-benar akan khawatir.”

“Cukup. Berhenti. Cukup manis untuk hari ini. Aku tidak ingin kena diabetes.”

Mereka sama-sama tersipu malu, dan An Zhuo yang masih khawatir, kembali memeriksa kaki Ruoman. Sementara tatapan Gina dari tadi tidak lepas dari keduanya.


Satu pasien Luifei baru saja keluar dan dia sangat kelelahan dan memilih duduk. Melihatnya Qing Qing memakaikan bantal kepala untuk Luifei agar dia bisa beristirahat dengan tenang, Qing Qing tidak akan membiarkan siapapun masuk selama 15 menit, dia ingin Luifei bisa beristirahat.
Luifei awalnya terkejut, namun dia senang juga karena itu memang yang dia butuhkan.


Manajer Ruoman mengajak Ruoman untuk mengobrol di ruangannya, dengan berbisik dia mengatakan kalo saat dia melihat An Zhuo membawa Ruoman menuruni tangga selangkah demi selangkah di punggungnya, dia sangat cemburu. Manajer Ruoman benar-benar sangat mendukung hubungannya dengan An Zhuo.

Mereka kembali membicarakan pekerjaan, Manajernya memberitahu Ruoman jika Gina baru saja menyerahkan surat pengunduran diri. Gina itu desainer terbaik dan manajernya ingin Ruoman menangani masalah ini dengan baik dan buatlah Gina kembali ke Basto lagi. Ruoman mengerti dan dia akan mengusahakannya.


Pulang kerja Ruoman dan Luifei mampir ke rumah Sunnie, kaya biasa Luifei main sama bayik dan Ruoman sama Sunnie curhat-curhatan.

Sunnie menyaranan untuk mengakhiri hubungan Ruoman dan Gina biar Ruoman bebas buat menjalin suatu hubungan, Ruoman menegaskan kalo hari ini dia tidak dengan sengaja jatuh dari tangga, itu bukan karena dia inginmembuat Gina cemburu atau menarik perhatian An Zhuo.

Luifei bertanya bagaimana kondisi kaki Ruoman dan menyuruhnya untuk jangan sering-sering memakai sepatu hak tinggi selama beberapa hari kedepan. Dan Ruoman mengiyakannya.


Ruoman kembali bercerita kalo dirinya bisa merasakan bagaimana An Zhuo sangat memperdulikannya, terus bagaimana sebelum mengendong di punggungnya bahkan An Zhuo melepas pakaian luarnya terlebih dahulu untuk Ruoman.

Sunnie berpikir kalo An Zhuo itu anak yang baik, kaya seseorang yang mengalami cinta untuk pertama kalinya. Dia terus memuji Ruoman karena tidak bisa menahan emosinya dan tidak peduli dengan apapun yang di katakana orang, dia hanya ingin mencintai Ruoman, memanjakan Ruoman dan menyayanginya, pokokya Sunnie sangat mendukung jika dengan An Zhuo.
Ruoman sebenarnya masih mempertanyakan motif An Zhuo padanya.


Keesokkannya  An Zhuo keruangan Ruoman untuk membahas pekerjaan seperti biasa, saat sudah beres membahas pekerjaan An Zhuo akan langsung kembali, namun Ruoman secara tiba-tiba memberitahunya  kalo Gina kemarin mengundurkan diri, An Zhuo sebenarnya sudah tau, dia bahkan melihatnya kemarin saat Gina mengemasi semua barangnya.


“Aku.. tidak bisa mengendalikan perasaan orang lain. Selain itu, aku benar-benar mencoba yang terbaik. Aku tidak bisa mengendalikan orang lain dari menyukaiku, tetapi aku tau bahwa aku tidak menyukainya.”

“sejujurnya, pada hari kedua kamu datang, Gina mencariku. Dan memberitahuku bahwa dia jatuh cinta padamu pada pandangan pertama. Dia ingin aku membantunya bertanya apakah kamu sudah punya pacar.”

“sebenarnya, dia tidak kurang melakukan gerakan langsung padaku. Aku tidak ingin memberitahumu karena aku tidak ingin mempengaruhi suasana hatimu.”

“B-bagaimana itu mempengaruhi suasana hatiku?”

“Kami semua orang dewasa disini. Aku merasa bahwa tidak dapat memisahkan pekerjaan dari kehidupan pribadi di kantor sebenarnya sangat tidak professional.”

“kamu tidak bisa mengatakan seperti itu.”

“Tapi aku semakin tidak professional.”

An Zhuo menatap Ruoman dengan sangat dalam, membuat Ruoman berpikir seharusnya sekarang tanyakan pada An Zhuo bagaimana dia tidak professional dan tanyakan siapa yang An Zhuo sukai, Ruoman berencana berhitung sampai lima lalu menanyakan semua itu pada An Zhuo. Namun An Zhuo sudah mengatakan lebih dahulu, dia tidak ingin Ruoman khawatir, setelah ini dia akan mengendalikan diri dan tidak akan membuat masalah lagi untuk Ruoman. Tapi tetap saja dia tidak ingin menjauhkan diri dari Ruoman. Bahkan kalo Ruoman masih merasa terganggu, dia rela untuk mencari pekerjaan lain. Karena sudah tidak ada yang di bicarakan lagi akhirnya An Zhuo kembali keruangannya, terlihat Ruoman yang sekarang sudah bisa sedikit tersenyum manis.


Luifei dan Qing Qing hari ini pemotretan untuk poster rumah sakit, Luifei benar-benar kaku sementara Qing Qing sangat ekspresif, bahkan tukang fotonya meminta Luifei menganggapnya sebagai pasiennya agar Luifei tidak terlalu tegang.


Tukang fotonya merasa Luifei sepertinya tidak nyaman, dan dokter Xiu malah meminta Luifei untuk meniru Qing Qing yang dari tadi bisa begitu ekspresif dan semangat. Qing Qing juga meminta Luifei agar tidak malu, anggap saja kameranya sebagai cermin, tapi Luifei tidak suka melihat cermin.

Lalu Qing Qing meminta Luifei untuk membayangkan jika mereka sedang berada di supermarket dan sedang belanja.


“Lihatlah. Ikan itu sangat besar.”

Dan karena saran dari Qing Qing itu akhirnya Luifei bisa tertawa di depan kamera. Cie pak dokter akhirnya ketawa juga.

*Btw salam untuk calon dokter gigi di unsoed, semoga sehat selalu. Setiap liat Luifei aku keinget kamu.
Comments


EmoticonEmoticon