Rabu, Februari 27, 2019

SINOPSIS The Evolution of Our Love Episode 5 PART 1

PS : All images credit and content copyright : ZJTV


Mereka masih mengobrol di taman apartemen Ruoman, setelah lelah membicarakan Qing Qing kini dengan tersenyum Ruoman mengatakan sekarang gilirannya bercerita. Di mulai dengan Ruoman bertanya pendapatnya tentang An Zhuo, tapi karena Luifei tidak begitu mengenal An Zhuo dia hanya bisa berpendapat kalo An Zhuo muda dan tampan hanya itu, perihal cocok atau tidaknya dengan Ruoman dia tidak tau.


Pagi harinya ayah Ruoman menelepone saat Ruoman sedang sikat gigi, bercerita tentang dirinya yang baru saja menonton film documenter di televisi yang katanya sangat bagus, di mana setiap apa yang di sampaikan sangat mengambarkan tentang dirinya, menurut saran dari ahlinya ayah Ruoman menulis sifat baik dan buruk Ruoman dan persyaratan Ruoman untuk pasangannya.

Seperti biasa Ruoman tidak membutuhkan sampai di carikan jodoh segala dan lagi-lagi dia kesal dengan pembahasan ayahnya perihal jodoh ini yang tidak akan sebentar. 


Setelah menutup teleponnya, Ruoman merenungkan semua omongan ayah, dia menulis usia An Zhuo dan usianya di kaca kamar mandi, dia berpikir walaupun dia terlihat kuat di depan banyak orang tapi sebenarnya hatinya di penuhi kecemasan.


Di kantin perusahaan ada An Zhuo, Ruoman, Gina dan Kai Ruei yang sedang makan siang, Ruoman dengan An Zhuo sementara Gina dengan Kai Ruei mereka duduk bersebelahan.

Gina menanyakan apakah An Zhuo mau menguji tipe pasangan idealnya melalui suatu aplikasi, Kai Ruei yang duduk di depan Gina menanyakan keakuratan aplikasi itu, kata Gina dia baru saja mencobanya dan itu sangat akurat. Kai Ruei tidak berani mencobanya, jika ternyata suaminya bukan tipe idealnya nanti akan bagaimana.

An Zhuo tidak mau mencobanya, Ruoman juga tidak mempercayai hal itu tetapi mencobanya untuk bermain-main tidak masalah saat mereka merasa bosan. Kali ini Ruoman ingin mencobanya.

Seytelah selesai, Ruoman memberikan ponsel Gina dan Gina membacakan hasilnya. Menurut Gina hasil dari Ruomanpun sangat akurat, katanya Ruoman membutuhkan seseorang yang tangguh dalam mencintainya, Kai Ruei tersedak mendengar hal itu dan An Zhuo menatap Ruoman berharap Ruoman tidak terpengaruh dengan kata-kata Gina. 

Seorang pria yang tangguh dalam mencintainya dan sangat keras kepala, seseorang yang tidak percaya pada takdir dan menganggap takdir itu sangat sulit, seseorang seperti Ruoman tidak tau apa itu romansa, oleh karena itu sulit baginya menemukan kesempatan dalam cinta.

Setelah Gina selesai membacanya, An Zhuo langsung member komentar kalo hal itu tidak bisa dipercayai dan anggap saja sebagai lelucon. Gina jadi tidak enak dan dia menjelaskan kalo dia hanya membacanya saja jadi Ruoman jangan marah padanya.

Gina melanjutkan bacaannya, Ruoman harus berusaha lebih memahami diri sendiri, hubungan seerti apa yang dia inginkan, berusahalah membanyangkan seperti apakah cinta itu dan carilah perasaan jatuh cinta itu.

Gina menganggap itu memang sangat relevan dengan Ruoman, dan Kai Rueipun beranggapan kalo standar Ruoman itu sangat tinggi dan mereka tidak tau jenis seperti apa yang di carinya.


Dengan santai Ruoman mengatakan kalo setelah dia menemukannya mereka semua pasti juga akan tau, setelah mengatakannya Ruoman pamit dan An Zhuo juga melakukan hal yang sama.


Hal itu membuat Gina tidak enak, dan bertanya pada Kai Ruei apa dirinya sudah salah mengatakan sesuatu, Kai Ruei hanya tersenyum jahil mengatakan apa yang sudah Gina lakukan sangat bagus.


Siang itu Qing Qing dan temannya juga sedang ada di kantin Rumah sakit, di kursinya setiap ada orang yang mau duduk secara tidak sengaja dia halangin, di meja sebelahnya ada dokter Xiu yang makan sendirian jadi alasan dari tadi Qing Qing sedang menunggu seseorang pastilah karena Luifei.
Saat Luifei datang, Qing Qing langsung mengambil bedak di kursi yang tadi dia gunakan untuk menahan orang agar tidak duduk di sana, tapi Luifei malah duduk di meja dokter Xiu.

Luifei membuka bekalnya, dokter Xiu sudah sangat senang namun akhirnya kecewa.

*Btw aku nggak paham sama sistem makan orang China, apa di setiap perusahaan mereka dikasih menu khusus setiap hari atau bawa bekal sendiri-sendiri.


Dokter Xiu pada Qing Qing kenapa hari ini dirinya tidak membawakan bekal makan siang lagi untuk Luifei, Qing Qing menjawab kalo dirinya tidak akan membawakan bekal makan siang lagi karena seseorang tidak ingin mendapatkan perhatian khusus.


Dokter Xiu heran dan bertanya sejak kapan nama Luifei berubah menjadi seseorang, Luifei tidak menanggapi hal itu dan menyuruh dokter Xiu untuk makan saja.

Dari mejanya Qing Qing membuka bedaknya, menggunakan cerminnya untuk mengintip punggung Luifei. 


Ruoman sedang berada di ruangan direkturnya bersama dengan satu karyawan bagian brand, mereka sedang berdiskusi tentang penjualan musim gugur yang sangat mengecewakan, menurut Ruiman itu karena promosi merk mereka yang kurang baik, karyawan yang dari bagian branding tidak terima karena di disi penjualannya yang buruk masa iya mau nyalahin departemen branding. 

Ruoman menjelaskan hipotesisnya secara detail yang dimana itu sangat akurat dan dimana letak-letak kesalahan departemen branding, dia bukannya ingin mencari masalah, dia hanya ingin mencari jalan keluar demi kebaikan perusahaan. Setelah mengatakan itu Ruoman keluar, menyisakan direktur yang menatap karyawan branding.


Malam semakin larut, An Zhuo memperhatikan dari luar, melihat Ruoman yang sedari tadi masih saja sibuk dengan pekerjaannya.


Akhirnya dia memutuskan masuk ruangan Ruoman, memberikan beberapa snack. Sementara Ruoman masih sibuk berbincang ditelpon, yang dimana mengatakan kalo Zhao Chao adalah mantannya tapi dia tidak bisa meminta bantuannya, kalimat itu sempurna membuat An Zhuo tersenyum.

Setelah Ruoman menutup telpon, dia menyuruh Ruoman untuk istirahat sebentar nanti kerja lagi, dan juga menawarkan Ruoman secangkir kopi, Ruoman mengiyakannya dan An Zhuo membelikannya lewat salah satu aplikasi.

Ruoman kembali menelpon lagi dan An Zhuo keluar dari ruangannya, dari tempat duduknya An Zhuo masih memperhatikan Ruoman yang tidak bisa berhenti bekerja barang sedetikpun.


Setelah menutup telponnya, Ruoman melihat snack yang An Zhuo kasih ke dia lalu memperhatikan An Zhuo yang sedang duduk di mejanya.


Di kamarnya Qing Qing terkejut karena dia belum sampai 2 bulan ngekos di sana dan sekarang biaya sewanya mau di naikkan, mau tidak mau dia harus menerima hal itu.


Qing Qing yang sedih mengambil hapenya dan merekam curhatannya, tentang bagaimana dia sangat sedih saat itu.


Keesokan harinya Kai Ruei sedang menenangkan temannya yang dari departemen branding agar tidak marah lagi, dan tetap menyalahkan sikap Ruoman kemarin. Gina yang baru datang langsung bergabung dan mendengarkan.

Bahkan Kai Ruei menuduh kalo Ruoman hanya berpura-pura dan memiliki motif agar dia bisa lembur, sudah beberapa malam terakhir ini Ruoman lembur secara berturut-turut dan pulang kerja sangat larut.

Mendengarnya membuat Gina tidak suka, kenapa juga harus membuat trik agar An Zhuo tetap lembur. Kai Ruei menambahkan saat dia melihat An Zhuo dan Ruoman saat hujan-hujan itu, Gina benar-benar tidak tenang setelah mendengarnya.


Apalagi sekarang Gina sedang melihat interaksi antara An Zhuo dan Ruoman, bagi Gina itu pasti bukan hal yang biasa dilihat dari bagaimana An Zhuo yang perhatian sekali dengan Ruoman dan senyum keduanya, ah padahal An Zhuo dan Ruoman sedang membahas pekerjaan.


Kepala rumah sakit sedang membagikan eskrim gratis untuk para karyawan rumah sakit dan itu membuat mereka sangat senang, termasuk Qing Qing yang sekarang sedikit terkejut karena eskrim miliknya ada dua. Dengan senang dia memberikan eskrimnya untuk Luifei tapi oleh Luifei diberikan ke dokter Xiu, Qing Qing langsung melemparkan eskrim satunya dan kembali duduk di mejanya dengan marah.


Dokter Xiu, Luifei dan teman perawatnya sangat bingung kenapa Qing Qing begitu, menurut temannya mungkin Luifei yang membuat Qing Qing seperti itu, dan Luifei sama sekali tidak paham kenapa dia yang di salahkan. Dokter Xiu dan perawat itu hanya tersenyum.


Malem ini Gina sengaja banget ke ruangan Ruoman, dia bawa bungkusan juga. Setelah basa basi ini itu, Ruoman menyuruhnya untuk mengatakan apa yang dia inginkan karena pasti ada maunya, Gina bilang dia hanya ingin mengobrol sebentar, lalu dengan hati-hati dia bertanya apa An Zhuo juga lembur bersama Ruoman.

Gina dengan jelas mengatakan kalo An Zhuo adalah miliknya, Ruoman terkejut mendengarnya dan sekaligus marah karena bawahannya datang kekantornya untuk mengintograsinya, dengan jelas dia bilang kalo seluruh perusahaan juga tau tentang hal itu jadi untuk apa Gina memberitahunya, itu urusan Gina.


Luifei sedang bermain tennis, Qing Qing kesana saat itu untuk meminta maaf atas sikapnya tadi siang karena suasana hatinya sedang buruk. Luifei tidak mempermasalahkannya dan bertanya alasan Qing Qing menangis tadi, tapi Qing Qing tidak ingin membahasnya. Luifei tidak papa, asal itu membuat Qing Qing bahagia.

Setelah itu Qing Qing minta di ajari bermain tennis, Luifei dengan sungkan menanggapinya apalagi teringat saran dari Ruoman kemarin. Luifei membenarkan posisi tangan Qing Qing saat memegang raket dan meminta Qing Qing untuk berhenti menatapnya dengan pandangan seperti itu.

Comments


EmoticonEmoticon