Selasa, Februari 19, 2019

SINOPSIS The Crowned Clown Episode 7 PART 2

PS : All images credit and content copyright : tvN


Ha sun kembali dan melihat raja lee yang sudah duduk,, ha sun kaget melihat raja lee hun 


Raja lee hun membaca jurnal sekretariat kerajaan tentang dokumen dan kasus yang disimpan ha sun 
Raja lee: “kabarmu baik, badut rendahan?”
Kasim jo tampak ketakutan 
Raja lee: “kamu sudah lupa sopan santun mu?”
Ha sun langsung bersujud 


Raja lee menyuruh ha sun untuk mengangkat kepalanya
Setelah ha sun mengangkat kepalanya raja lee langsung menendang ha sun dengan emosi ha sun terus ditendang dengan kesakitan.. kasim jo memanggil raja lee 
Ha sun emosi dan menyuruh kasim jo untuk menyingkir 


Pengawal jang bertanya apa yang terjadi dan masuk ke ruangan raja karena mendengar suara ha sun yang kesakitan
Dan betapa kagetnya pengawas jang saat melihat ha sun dan raja lee memiliki wajah hang mirip 
Raja lee: “badut rendahan ini sudah menjadi rajamu??
Pengawal jang terkejut raja lee mengatakan badut


Raja lee lalu mengambil pedang ha sun dan ingin menebeasnya,,, ha sun yang melihatnya langsung memegang kaki raja lee
Ha sun mengatakan pengawal jang tidak mengetahui apa apa 
Raja lee: “kamu masih belum paham siapa raja yang asli? Baiklah. Aku akan membunuh mu agar akhirnya sadar”


Ha sun berusaha melindungi pengawal jang sekali lagi 


Ha sun: “yang mulia, pengawal jang tidak bersalah jika ada yang bersalah, akulah yang salah telah menipunya mohon ampuni dia”
Pengawal jang mengerti dan berlutut di hadapan raja lee
Pengawal jang: “yang mulia, aku pantas mati karena tidak mengenali anda bunuhlah aku”


Raja lee pun menurunkan pedangnya dan menyuruh pengawal jang untuk menangkap sek lee
Raja lee: “di jurnal ini tertulis, ratu berlibur untuk pemulihan apa itu idemu?”
Ha sun: “ya, tabib kerajaan bilang itu bagus untuk ratu”
Raja lee: “jika sudah kembali, dia harus melapor kepadaku karena badut rendahan mengambil alih takhta, bahkan ratu yang jujur telah kehilangan moral panggil ratu kemari!”
Kasim jo: “baik yang mulia”


Ae young menghadap ke ratu dan menyuruh ratu untuk ke ruangan kerja raja karena raja memanggilnya ratu senang mendengarnya


Sek lee kembali ke istana dan pengawal jang telah menunggunya
Pengawal jang: “kawal sek lee” para pengawal mengeluarkan pedangnya
Sek lee: “apa yang kamu lakukan?”
Pengawal jang: “ini titah raja, titah raja yang asli. Kawal dia”
Seorang pejabat melihat sek lee yang dikawal mengenakan pedang lalu pergi


Ratu datang ke ruangan raja,, ratu melapor telah kembali di istana dengan selamat 
Raja lee bertanya begaimana keadaan ratu, ratu menjawab raja tidak perlu khawatir berkat rahmat raja semua gejalanya hilang tidak bersisa ratu lalu bertanya kabar raja
Raja mengatakan kabarnya baik 


Ha sun mendengarkan dari ruangan rahasia raja
Ratu: “anda ada di pasar selama berjam jam dalam cuaca dingin semoga anda tidak terserang flu”
Raja: “aku baik baik saja kamu dalam perjalanan pulang dalam liburan untuk pemulihan kamu baik baik saja?”
Ratu: “tubuh dan pikiranku terasa lebih ringan seakan seluruh penatku hilang waktu yang ku jalani bersama anda adalah obat yang lebih mujarab daripada liburan dan istirahat”


Raja: “apa yang kulakukan hingga membuatmu bahagia?”
Ratu: “berjalan di samping anda, terlibat dalam obrolan ringan, dan menatap kearah yang sama, yang mulia. Sejak tinggal di istana aku belum pernah merasa begitu tenang” 
Ha sun yang mendengarnya terlihat khawatir dengan perkataan ratu
Ratu melihat ekspresi raja yang menahan amarah,, ratu bertanya ada apa


Raja beralasan dia agak kelelahan,, ratu khawatir dan ingin memanggil tabib raja mengatakan tidak perlu dan menyuruh ratu untuk pergi


Ha sun terlihat sangat sedih 


Ratu berjalan keluar,, tapi berbalik melihat ruangan raja,, 
Kasim jo bertanya ada apa ratu menjawab tidak apa apa dan meminta kasim jo untuk memberitahu nya jika terjadi sesuatu pada raja 


Pengawal jang membawa sek lee
Kasim jo terlihat sangat kaget melihat sek lee,, tapi pengawal jang hanya menatap dengan dingin kepada sek lee


Raja mengambil pedangnya
 Raja: “ratu banyak berubah selama kepergianku sihir apa yang kamu pakai?”
Ha sun: “yang mulia, jangan salah paham”
Raja: “memangnya apa yang kumaksud sebenarnya? Apa yang telah kalian lakukan?”
Ha sun bersujud di hadapan raja lee


Ha sun: “tidak terjadi apa apa, yang mulia percayalah kepadaku”
Raja: “dia bilang berjalan jalan bersamamu dia bilang bersamamu lebih manjur dari obat dia bilang sudah bersenang senang ratu pulang untuk mengobati penyakitnya tapi kalian merencanakan untuk bertemu di pasar bukankah begitu?”
Ha sun: “itu tidak benar bukan itu yang terjadi”


Raja menaruh pedangnya ke leher ha sun
Raja: “haruskah kutanya langsung kepada ratu? Mari lihat siapa yang berkata jujur” 
Ha sun tidak bisa mengatakan apa apa


Raja: “hukuman apa yang harus kuberikan kepadamu atas perbuatan keji ini? Membunuh mu saja tidak akan cukup. Benar aku akan membunuh keluargamu dan semua orang tahu tentang kamu serta membuat mereka menebus kesalahanmu”
Tiba tiba ada pemberitahuan sek lee telah datang


Sek lee kaget melihat raja yang menaruh pedangnya di leher ha sun
Raja: “kamu seperti melihat hantu kamu pikir aku tidak akan kembali?”
Sek lee: “yang mulia selamat datang”


Raja lalu menaruh pedangnya ke leher sek lee 
Raja: “aku suka membaca jurnal sekretariat kerajaan kamu mengikatku seperti penjahat selagi bersenang senang bersamanya di sini” 
Sek lee: “aku tidak berniat memperlakukan anda sebagai penjahat saat itu pikiran anda tidak jernih karena cemas andak akan melukai diri sendiri aku mengambil tindakan darurat”


Raja: “kamu melakukan itu demi aku? Menerapkan hukum pembayaran beras juga demi aku?”
Sek lee: “selama ini anda ingin menerapkan hukum pembayaran beras suatu saat nanti untuk anda, negeri dan rakyatnya kupikir hukum itu pantas diterapkan kembali 
Raja: “kamu selalu punya alasan, kamu bilang itu demi aku kenapa melaksanakannya selagi aku tidak ada? Keputusan penting sibuat selama aku pergi selagi kamu membiarkan penipu ini bertakhta siapapun akan setuju bahwa tindakanmu itu pengkhianatan”


Raja: “katakan itu tidak benar, katakanlah”
Sek lee: “anda memang sudah ragu dan curiga terhadapku sekalipun aku berusaha menjelaskan, tidak akan berdampak apa pun jika anda sudah tidak memercayaiku bunuh saja aku”
Raja: “katakan apa saja teruslah mengoceh cobalah meyakinkan aku. Cepat!”


Raja ingin menusuk sek lee dengan pedang,, raja bertanya apakah sek lee tidak akan memberontak sek lee menjawab dengan mata berkaca kaca tidak 
Raja menurunkan pedangnya dan percaya sek lee tidak akan memberontak dan rela memberikan nyawanya serta tidak akan berkhianat


Raja menyalahkan semuanya kepada ha sun,, 


Raja memberikan pedangnya kepada sek lee dan menyuruh sek lee untuk membunuh ha sun karena dengan begitu raja akan mempercayai sek lee
Sek lee: “dia hanya boneka sebagai pengganti anda, masih ada banyak orang yang berusaha membunuh anda tanpa dia aku tidak akan pernah menangkap orang yang berusaha melukai anda”


Raja: “kenapa kalian belum menangkap siapa pun?”
Sek lee: “kami belum punya bukti pasti hingga kami bisa menangkap musuh anda, sebaiknya anda membiarkan dia hidup”
Raja: “konyol kamu tidak membuat alasan saat aku hendak membunuhmu kamu banyak bicara saat nyawanya terancam”
Sek lee hanya menatap raja, raja bertanya apa maksud tatapan sek lee dan apakah sek lee ingin membunuhnya.. sek lee mengatakan para pengawal mengelilingi kamarnya sek lee tidak berani memikirkan hal itu


Terlihat sangat banyak penjaga berjaga di luar,, kasim jo masih mendengarkannya 
Raja tersenyum dan tetap menyuruh sek lee untuk membunuh ha sun,, ha sun memanggil sek lee
Raja mengatakan jika sek lee tidak bisa maka raja yang akan melakukannya 


Sek lee mengiris lengan ha sun,, raja yang melihatnya tersenyum dan menyuruh sek lee untuk berhenti karena tidak mau darah rendahan seperti ha sun mengotori lantainya 
Raja memanggil pengawal jang dan menyuruh pengawal jang untuk membawa ha sun 


Raja menyuruh pengawal jang membawa ha sun ke hutan dan membiarkan macan memangsanya membiarkan ha sun menyesali perbuatannya menggigil ketakutan dan kedinginan sampai mati 
pengawal jang menurutinya dan membawa ha sun 


“sekarang haruskah aku mengejar ketinggalan bersamamu? Panggil penasihat shin chi soo”
Sek lee tidak percaya apa yang dilihatnya dan dikatakan raja lee hun.

Comments


EmoticonEmoticon