Rabu, Februari 20, 2019

SINOPSIS Between Friendship and Love 3 Episode 3

PS : All images credit and content copyright : Naver TV Cast


EPISODE 3
Changdong, The Double Feature


Woojung membawa bingkisan dan sebuket bungga, sebelum memasuki kafe dia mempersiapkan dirinya terlebih dahulu dengan senyum yang terus mengembang dan gugup yang masih terlihat walaupun dia mencoba tidak.

Tidak lama setelah Woojung memutuskan masuk, Sarang juga datang. Berdiri di depan pintu dan mempersiapkan diri pula. Namun tidak tersenyum.


Ingatan tentang masalalunya kembali, dimana Sarang di masalalu memasuki kafe tersebut dengan bahagia, melambai pada Woojung yang sudah menunggunya di salah satu meja. Saat itu Woojung juga tidak kalah bahagianya saat Sarang datang.


Woojung sengaja bolos kelas karena dia sudah sangat ingin sekali melihat Sarang, di sana Sarang juga terlihat bahagia dengan alasan Woojung itu. Dengan manja Sarang mengeluh jika dirinya lapar, memilih makanan, dan sedikit minum membuat mereka sama-sama mabuk.

Dengan sedikit mabuk Sarang bertanya kenapa Woojung bisa menyukainya, Woojung tidak tau dia hanya melakukannya saja, ketika pertanyaan itu di kembalikan ke Sarang, dia terlampau malu untuk menjawabnya hingga membuat Woojung ngambek lucu, apa Sarang menyukainya atau tidak, Sarang menjawab dengan malu-malu jika dia menyukai Woojung, melihat tingkah sarang membuat Woojung gemas dan menciumnya.


Di hari ini bukan Woojung yang Sarang temui, tapi Pd Woo. Setelah menenggak minumannya Sarang mengatakan dia tidak tau kenapa dia harus menceritakan hal-hal itu kepada Pd Woo, bukankah dirinya terlihat sangat menyedihkan. Sarang tau dia begitu idiot karena datang ke tempat ini dan menjadi seperti ini setelah mereka putus.


Perempuan mabuk yang kemarin tiba-tiba duduk di depan Woojung hari ini adalah orang yang Woojung temui di kafe itu, dia sangat berterima kasih karena Woojung sudah meluangkan waktu untuknya, Woojung sendiri merasa itu bukan masalah dan juga Woojung ingin perempuan itu tidak memanggilnya Sunbae, perempuan itu bisa memanggilnya oppa saja, tapi nampaknya perempuan itu belum terbiasa.


Sarang kembali menceritakan jika kafe itu adalah tempat dimana dia biasa bertemu dengan Woojung dan datang ke sana membuatnya mengingat masalalu itu.

Dengan menuang minuman untuk kesekian kalinya, Pd Woo bertanya bukankah Sarang masih berhubungan dengan Woojung.


Perempuan itu menceritakan jika hari itu adalah hari pertamanya bekerja di kantor dan ada banyak hal yang belum dia tau dan hal-hal itu membuatnya kepikiran.

Dengan bangga Woojung menawarkan diri, apapun yang perempuan itu tidak tau, dia bisa menanyakannya padanya, tidak masalah kalo tanya sampai malem hanya saja tanyakan saja apapun dengannya. Mereka berdua saling tertawa.

Perempuan itu juga sangat berterima kasih karena tempo hari Woojung sudah mengantarnya pulang, jadi untuk rasa berterima kasih itu dia ingin mentraktir Woojung, tapi Woojung tidak mau, bagaimana mungkin dia malah yang ditraktir.
Nama perempuan itu Maeum.


Sarang menjelaskan bahwa tidak ada alasan dia dan Woojung saling bertemu, mereka bekerja untuk perusahaan berbeda dan mereka sama-sama sibuk.

Pd Woo menuangkan minumannya, sebelum meminumnya dia menjawab kalo itu sangat bagus karena mereka sama-sama sibuk, di akhir kalimatnya itu Pd Woo tersenyum tipis, bersyukur.


Maeum sangat bersyukur sekali karena Woojung sudah mengantarnya pulang, jadi dia memberinya bingkisan untuk Woojung. 

Woojung sendiri merasa seharusnya Maeum tidak perlu melakukan hal itu, tapi dia juga berterima kasih karena sudah di beri hadiah.

Woojung merasa mereka ada di posisi yang sama sekarang, karena Woojung juga akan memberikan hadiah pada Maeum, ada sesuatu yang ingin dia katakan pada Maeum. Maeum bertanya apa yang akan Woojung katakan padanya.

Kalo Woojung sama Maeum ini banyak senyumnya, nggak kaya Pd Woo sama Sarang.


Ah Sarang jadi ingat katanya ada hal yang ingin Pd Woo katakana padanya, kenapa dari tadi dia tidak mengatakan apa yang perlu di katakan.


Ternyata meja Sarang dan Woojung selama ini bersebelahan, hanya saja terhalang suatu papan.


Dengan serius Pd Woo mengatakan kalo dia menyukai Sarang, kata-katanya yang waktu itu bukan dialog dalam naskah tapi itu memang hal yang ingin dia katakan. 

Mendengar hal itu Sarang sangat terkejut.


Woojung : “Aku menyukaimu. aku berpikir dengan hati-hati setelah mengantarmu pulang sebelum hari kemarin. Aku ingin memperhatikanmu dengan benar.”
Pd Woo : “Selama hidupku, aku  tidak pernah menunggu hari senin. Tetapi aku mulai menunggu hari senin di malam jum’at.”
Woojung : “Siapa yang tidak menyukai gadis sepertimu? Jadi karena hal itu aku ingin menjadi pacarmu.”
Pd Woo : “Tidak ada alasan untuk perasaanku.”
Woojung : “Ada banyak alasan mengapa aku menyukaimu.”
Pd Woo : “mengambil keputusan dalam satu waktu, aku berpikir menggunakan proses eliminasi. Bahkan kamu tidak cantik, tidak memiliki keterampilan, atau kamu tidak memiliki keperibadian yang keren.”

Woojung : “aku memikirkan setiap alasan kenapa mata kamu sangat cantik, hidung kamu cantik, suara kamu sangat cantik, tetapi kamu juga seksi dan keperibadian kamu sangat baik.”
Pd Woo : “tetapi, aku selalu menyukaimu.”
Woojung : “Itu alasan kenapa aku menyukainmu.”


Woojung : “Berkencanlah denganku, ya?”


Pd Woo : “kamu hanya perlu tau bahwa aku akan selalu di samping kamu.”
Mata Sarang tampak bingung, sepenuhnya dia linglung.


Woojung membuka hadiah dari Maeum dan tersenyum senang, Maeum juga tersenyum membuka hadiahnya, sebuah kalung cantik berbentuk bulan sabit, seperti milik Sarang.


Kalung yang saat ini juga di pakai Sarang, perasaan yang tidak nyaman itu membuat Sarang menyentuh kalung miliknya.

Changdong, yang pertama berpindah dari Ujieogbu ke Sadang.

*Jadi kalian lebih suka confessnya Pd Woo apa Woojung guys, aku dari awal udah team Pd Woo sih walaupun takut kalo akhirnya Sarang sama Woojung balikan huhu

Kalo di drama orang-orang kaya Pd Woo gini banyak yang belain padahal mungkin kalo di real life orang-orang seperti itu sangat membosankan, mending Woojung yang selalu ceria dan bikin bahagiakan ya, ah namanya juga drama kan ya. Tapi aku tetep team Pd Woo hahahaaha.

Comments


EmoticonEmoticon